Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Cerita & Opini

Cerita Nasi Goreng Campur

Sering ada nasi sisa di rumah? Kalau dimakan begitu saja kadang terasa kurang mantap ya. Mungkin karena sudah mulai kering dan keras. Ada cara untuk membuatnya enak kembali, salah satunya dengan diolah lagi menjadi nasi goreng. Nasi goreng ini bisa dibilang penyelamat di rumah saya. Kalau lagi malas makan, malas masak bermacam-macam lauk, atau untuk memanfaatkan sisa-sisa makanan, nasi gorenglah jawabannya.

Campur-campur

Kadang-kadang ada sisa makanan yang dimakan tanggung, dibuang sayang. Sisa makanan ini misalnya berupa telur yang tinggal separuh sisa makanan si bayi. Kadang-kadang berupa sayur lalapan nasi kotak yang belum dimakan. Bisa berupa saos/ sambal sachet sisa beli fast food. Atau lauk yang tinggal sepotong, nggak bisa dimakan berlima. Bisa berupa apa saja, insya Allah setelah dicampur-campur tetap enak!

Resep

Nggak ada resep khusus kalau saya sih, pakai apa aja yang ada di rumah. Yang jelas saya pakai bawang merah iris dan bawang putih cincang, jumlahnya kira-kira. Kadang saya malas ngulek, hahaha, modal pisau dan talenan doang. Minyak jangan kebanyakan, mau dikombinasi dengan margarin/ mentega bisa juga. Kalau mau pakai telur orak-arik, lebih joss. Ikan/ ayam sisa disuwir-suwir kecil. Sayur-sayuran dipotong-potong kecil. Garam, kecap asin, kecap manis udah pastilah jadi bumbunya. Kalau mau pakai kaldu ayam, saya pakai merek Maseko (bukan Masako hahaha). Kalau nggak pakai penyedap juga nggak apa-apa.  Nah, kalau ada yang nanya takarannya, terus terang saya nggak pakai angka, karena kira-kira tergantung berapa banyak nasi dan isiannya apa aja. Berhubung saya bukan ahli masak, saya nggak bisa kasih tips masak yang canggih hehehe. Nasi goreng Insya Allah enak kalau bumbu yang ditumis benar-benar matang dan harum. Kalau saya pakai apinya besar, sampai nasinya loncat-loncat kayak yang dijual Abang-Abang nasgor.

laris manis

Waspada kalori

Nah, yang harus diwaspadai dari nasi goreng adalah, ini bukan lagi nasi biasa, tapi sudah di-upgrade. Ada lemak tambahan di situ, dari minyak/ margarin/ mentega yang kita bubuhkan. Ada macam-macam sumber natrium di situ, dari garam meja sampai saus-saus yang kita gunakan. Apalagi kalau kita merasa nasi goreng campur ini masih sama perannya sebagaimana nasi putih, mesti ada lauknya. Berarti bertambah lagi kalorinya dari lauk lain, meskipun di dalam nasi gorengnya sudah ada telurnya. Bisa main ke instagram gizi.pro ya buat aware tentang kandungan gizi makanan. Jadi, tetap hitung-hitung ya!

Please follow and like us:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Follow by Email
Facebook
Google+
http://armelzahfauzi.com/cerita-nasi-goreng-campur">
Instagram