Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
  • Beauty

    Review Bedak Wardah: Bedak Tabur VS Bedak Padat

    Adanya riwayat kulit kering membuat saya jarang sekali pakai bedak. Takut kelihatan cakey, takut tidak rata, takut kelihatan ada kulit mengelupas dan sebagainya. Tapi di lubuk hati terdalam (ciye), saya ingin juga coba pakai bedak. Saya ingin muka kelihatan segar dan nggak kucel. Ada masanya memakai BB cream atau cushion saja tanpa bedak akan berakhir kucel di waktu siang, karena mungkin sudah tercampur minyak di wajah. Saat kuliah dulu, saya pernah beli bedak padat merek PIXY, tapi seperti tidak menyatu dengan muka. Akhirnya saya hanya paka bedak tabur sesekali saja, di antaranya dari merek Caring Colours, Giordani Gold (GG) Oriflame, dan Marcks. By the way, GG Oriflame bagus loh, tapi…

  • Beauty

    Produk Pencuci Muka yang Membuat Kulit Kering

    Sejak kecil sampai masa pertengahan saya kuliah, kulit kering menjadi masalah menetap bagi saya. Indikatornya, kalau saya pakai bedak, itu bedak nggak nempel, tampilannya kasar. Tangan dan kaki saya yang terekspos matahari langsung juga sangat kering. Seingat saya dulu saya memang kurang minum. Setelah saya udah rajin minum nih, lah kok masih suka kelihatan muka saya kering. Kadang-kadang sampai mengelupas kecil-kecil. Terkadang tiba-tiba minyakan, nggak jelas. Saya pasrah aja, kirain emang bawaan saya. Saya rutin menggunakan berbagai macam produk pelembab, tapi saya merasa terkadang habis cuci muka, kok jadi balik kering lagi ya. Akhirnya saya ingat-ingat lagi, produk pencuci muka mana saja yang membuat kondisi kulit muka saya seperti ini.…

  • Cerita & Opini

    Menahan Diri dari Promo Belanja Online Pakaian di Bulan Puasa

    Sudah berapa puluh tahun nih, teman-teman berpuasa di bulan Ramadan? Sudah kuat banget yah fisiknya teman-teman sekalian menahan lapar dan dahaga. Tapi mungkin di kantor, sempat berasa lemas jugakah badan, terbit rasa bosan dan pikiran buntu? Awalnya buka surel, jadi buka situs lain di browser PC kantor. Eh, ada iklan yang begitu masifnya: tentang promo belanja online Ramadan! Segera diurungkan niat, kembali ke tumpukan kerjaan kantor yang harus diselesaikan sebelum waktunya pulang kerja. Tentu saja tidak mau pulang terlambat, bisa-bisa berbuka di jalan. Kalau tidak macet, bisa fokus nyetir dan cepat sampai tujuan. Eh, ketemu macet, naik Gocar, bosen nunggu jadi bikin gatel pegang gawai. Lalu, bertemu kembali dengan iklan:…

  • Cerita & Opini

    Cerita Nasi Goreng Campur

    Sering ada nasi sisa di rumah? Kalau dimakan begitu saja kadang terasa kurang mantap ya. Mungkin karena sudah mulai kering dan keras. Ada cara untuk membuatnya enak kembali, salah satunya dengan diolah lagi menjadi nasi goreng. Nasi goreng ini bisa dibilang penyelamat di rumah saya. Kalau lagi malas makan, malas masak bermacam-macam lauk, atau untuk memanfaatkan sisa-sisa makanan, nasi gorenglah jawabannya. Campur-campur Kadang-kadang ada sisa makanan yang dimakan tanggung, dibuang sayang. Sisa makanan ini misalnya berupa telur yang tinggal separuh sisa makanan si bayi. Kadang-kadang berupa sayur lalapan nasi kotak yang belum dimakan. Bisa berupa saos/ sambal sachet sisa beli fast food. Atau lauk yang tinggal sepotong, nggak bisa dimakan…

  • Cerita & Opini

    Tempat Buka Puasa Favorit

    Ramadan tiba. Denting di grup-grup WA akan mulai dipenuhi dengan ajakan buka puasa. Undangan buka puasa itu begitu banyaknya sehingga mungkin kita harus memilih-milih mana yang bisa kita datangi. Undangan nostalgia sekolah bisa berupa kumpulan teman TK (ada nggak ya, hahahah), SD, SMP, SMA, kuliah S1, S2, dan kelompok mantan organisasi. Undangan tempat kerja bisa dari kelompok pelatihan, satu institusi, satu perhimpunan, belum lagi kalau istri dan suami kerja; mesti saling mendampingi. Mumet. Akhirnya, saya menetapkan syarat tertentu untuk menentukan pilihan, undangan mana yang bisa dihadiri. Tempat Pertama, syarat tempat. Tempat sebisa mungkin di rumah, kesannya lebih santai dan kekeluargaan. Kalau misalnya tempatnya tidak berupa rumah salah satu dari anggota…

  • Cerita & Opini

    Ngabuburit kemana nih, Ibu-Ibu?

    Pertama kali dengar istilah ‘ngabuburit’ saat remaja dari televisi. Tapi saat itu tidak terlalu pede untuk menyebutkan istilah tersebut dalam perbincangan sehari-hari. Aneh, rasa saya saat itu. Saya merasa tidak sopan mengucapkannya. Menurut bahasa sehari-hari di Palembang, ‘burit’ itu merujuk pada kata bokong. Kebayang kan nggak nyaman saat menyebutkannya? Hehehe. Arti kata ngabuburit Saat saya selancar ke laman ini, tercerahkanlah saya bahwa istilah ini berasal dari Bahasa Sunda, yang berarti sore/ senja/ menjelang magrib. Istilah yang merujuk pada segala kegiatan dalam penantian magrib. Saat saya remaja dulu, dimana energi masih penuh, bisa kemana-mana bersama teman-teman. Masa kuliah lumayan mulai padat. Saat stase di klinik kadang bisa nggak sadar juga kalau…

Enjoy this blog? Please spread the word :)

Follow by Email
Facebook
Google+
http://armelzahfauzi.com/tag/30harikebaikanbpn">
Instagram