kidzoona

Bermain di Kidzoona Palembang Icon

Dalam rangka merayakan ultah Baby K, kami jalan-jalan ke Palembang Icon. Tujuan utamanya sih ke tempat mainan anak-anak. Saya mengajak mereka ke Kidzoona, yang memang belum pernah disinggahi. Seperti biasa, pejuang weekdays paling suka jalan-jalan di hari kerja, karena M.U.R.A.H.

Setelah kegiatan kampus selesai, saya berangkat ke sana menyusul suami dan anak yang sudah main duluan. Kesan pertama yang saya lihat adalah sebuah wahana bermain penuh warna pastel dan cahayanya terang. Pada beberapa wahana bermain, ada yang cahayanya remang dan itu sangat ‘nggak banget’ bagi saya. Nah beberapa kelebihan lain Kidzona menurut saya:

Murah

Untuk weekdays, bayarnya 80.000 per anak untuk main seharian. Padahal kalo pakai traveloka bisa dapat 75.000. Yang lucunya kalo main 1 jam bayarnya 50.000. Secara psikologis pasti memilih bayar tarif seharian kan ya hehehe. Enaknya di sini, pendamping gratis masuk per anak. Jadi kalau ada 2 anak, ibu dan bapaknya bisa masuk gratis. Untuk anak di bawah usia 12 bulan, juga gratis. Kalau saya baca review dari orang-orang, katanya harus menunjukkan bukti bahwa bayi kita usia di bawah 12 bulan. Tapi kemarin Baby U nggak ditanyain sih, mungkin nampak banget ke-bayi-an-nya hehehhe. Hal lain yang bikin ini makin terasa murah adalah, kita bisa keluar masuk bebas. Ada kan tempat main yang kalau udah keluar nggak boleh masuk lagi, jadi kalau anak nyesel keluar masa’ mesti bayar lagi. Oh ya, jangan lupa pakai kaos kaki bagi anak dan pendamping, tapi kalau lupa bawa mereka menyediakan juga kok! B.E.L.I.

Loker dan parkiran stroller

Belok kiri pintu masuk, tersedia loker yang lumayan besar  untuk menyimpan barang kita. Agak repot kan ngajak anak main dengan banyak tentengan kalau habis belanja (kenyataannya kami nggak ada tentengan belanjaan huehehe). Stroller juga bisa diparkir di sini dalam keadaan aman.

loker

Banyak pilihan permainan di Kidzoona

Saat pertama kali masuk, anak-anak bisa belajar bermain peran sebagai polisi, pemadam kebakaran, penjual bunga, tukang pos dan lain-lain pada sisi kanan. Pada sisi tengah ada permainan pasir, sedangkan pada sisi kiri ada semacam board magnet, dan permainan menyusun balok, gigi roda, dan sebagainya (maaf saya kurang tahu namanya).

kidzoona
kidzoona
kidzoona

Masuk lagi ke dalam, ada semacam kasur angin tinggi berbentuk lintasan yang dipakai anak-anak lomba lari di sebelah kiri. Sementara di sebelah kanan ada roda-roda untuk anak berguling-guling.

Masuk lagi ke bagian paling dalam, ada dua jenis perosotan serta trampolin.

Semua tempatnya bersih, petugas lumayan siaga. Pada jam-jam tertentu mereka memanggil anak-anak berkumpul untuk mengikuti permainan seperti mewarnai, menempel stiker, berhitung, dan kadang-kadang ada hadiahnya.

Ramah bayi dan pendamping di Kidzoona

Selain karena free of charge, suasana yang terang dan luas membuat pendamping bisa rileks nungguin anaknya. Hmm…mungkin karena saat kami datang tidak terlalu ramai juga ya. Ada juga tempat bermain khusus balita, ada permainan mini dan buku bayi juga. Nahhh, terus nggak ada kewajiban beli makanan di dalam, karena mereka juga nggak menyediakan tempat penjualan makanan sih. Ada tempat main yang melarang membawa makanan dan minuman dari luar, susah kan kalo lagi laper. Kalau di sini, jadinya bisa bawa makanan sendiri. Peralatan tempur Baby U juga dibawa, karena di sini juga disediakan banyak colokan listrik, jadi bisa buat hangatin bubur.

kidzoona
tempat makan dan nongkrong pendamping

Nilai? 9/10, karena tidak ada toilet dan wastafel di dalam wahana. Balik lagi? Absolutely. Yuk cobain!

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2019

Tinggalkan komentar

Share via
Copy link
Powered by Social Snap