Liburan di Masa Pandemi, Mungkinkah?

Akhirnya kami liburan juga saudara-saudara! “Wah nggak kasihan sama tenaga medis, dong?” Nggak ada niat mau menyusahkan, hiks. Memikirkan keputusan liburan di masa pandemi ini bukanlah hal yang enteng dan iseng. Lah, ini yang liburan tenaga medis juga, kok, yang sudah super mumet. Kami sudah pada tahap butuh refreshing biar semangat bekerja lagi. Sebelumnya memutuskan pergi, kami harus berpikir keras bagaimana agar liburan di masa pandemi bisa kami lalui dengan seaman dan senyaman mungkin. Yang penting bagi saya, jangan sampai liburan malah bikin stress.

Pertimbangan Liburan di Masa Pandemi

Mau pergi liburan rasanya sudah kayak mau perang. Mikirnya panjang. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan dalam liburan kali ini:

Tujuan Liburan

Karena liburannya sekeluarga, artinya harus tempat yang bisa dinikmati seluruh keluarga. Tidak boleh tempat yang berbahaya, terlalu melelahkan, dan malah bikin rewel anak-anak. Anak rewel = bye liburan! Ditambah lagi kondisi pandemi, artinya harus ekstra hati-hati. Anak kami selama pandemi berbulan-bulan bisa dihitung pakai jari keluar ke tempat umum. Biasanya ke lingkungan keluarga dekat seperti ke rumah orang tua dan mertua. Jadi rada seram juga ajak mereka keluar liburan.

Akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Bandung, memilih tempat wisata outdoor di seputaran Lembang. Ini pertama kalinya kami sekeluarga pergi bersama ke Bandung. Saya dan suami sudah pernah ke Bandung, tapi ini pertama kalinya anak-anak menginjakkan kaki ke sana. Kami merencanakan perjalanan sehari ke Tangkuban Perahu, Lembang Floating Market, makan siang di Mang Engking, dan ditutup dengan wisata Farm House.

Alat Transportasi

Kami memilih naik mobil pribadi karena dinilai lebih aman daripada harus naik kendaraan umum seperti pesawat. Tapi, sebenarnya ada pertimbangan biaya juga sih, hehehehe.

Kami isi bensin penuh, perhitungkan harus berhenti di SPBU mana, supaya tidak panik melihat indikator bensin yang sebatang. Kami juga perhitungkan biaya tol dan isi saldo e-money supaya perjalanan lancar.

Protokol Kesehatan di Masa Pandemi

Nomor 1 adalah masker. Jadi saya beli masker kain banyak untuk anak-anak, karena mereka memang hanya punya 1. Selama ini mereka tidak keluar rumah, sehingga masker mereka memang hanya sekedarnya.

Semprotan alkohol untuk antiseptik juga kami siapkan. Pokoknya harus yang praktis, tiap lihat anak pegang-pegang sesuatu harus siap semprot, hehehe. Kami juga bawa bekal perjalanan sendiri, bawa wadah makan sendiri, dan mempersiapkan air kemasan sendiri untuk minum.

Nah, masalah botol air kemasan ini memang jadinya tidak ramah lingkungan, hiks. Sebenarnya saya malah minta suami bawa galon dan dispenser portable saja biar tidak banyak sampah. Hahaha, tapi kali ini, keinginan saya tidak bisa dijalankan dulu. Karena akan menambah beban mobil, khawatir bocor, dan sebagainya.

Jaga jarak dan usahakan tidak terjebak di kerumunan. Kami beli makanan dan makan di mobil, atau kalau mau cari tempat makan, harus terbuka dan berjarak. Tangan anak pokoknya tidak boleh lengah. Sebentar-sebentar semprot desinfektan. Kalau ada fasilitas wastafel di sekitar segera cuci tangan.

Perlengkapan Anti Stress Liburan Mama

Ini kayaknya receh, tapi sumpah ini penting banget. Liburan bawa anak aja bisa bikin stress, ditambah lagi liburan di masa pandemi. Kenapa perlengkapan anti stress mama ini sangat penting? Karena mama adalah sumber kebahagiaan (ceile, kepedean). Mama stress = bye liburan bahagia.

Perlengkapan anti stress ini isinya adalah perlengkapan personal perawatan kulit mama, suplemen, dan make up. Tentu saja minyak telon, krim untuk kram otot, dan koyo sebagai ‘Go to Jompo Starter Pack‘ tidak ketinggalan.

Tantangan Liburan di Masa Pandemi

Pelanggaran Protokol Kesehatan di Masa Pandemi

Ternyata rencana tidak melulu sesuai dengan kenyataan. Dimulai sejak mobil masuk ke kapal di Bakauheni. Si bungsu maunya lepas masker dan lari-lari sepanjang tempat duduk di dalam kapal.

Foto di atas kapal penyeberangan Bakauheni-Merak

Akhirnya kami ajak anak-anak ke bagian atas kapal, supaya dapat udara bebas dan bisa jaga jarak. Sayangnya ternyata banyak juga penumpang tidak patuh masker. Kalau ada yang makan bisa dimaklumi, tapi kalo lepas masker karena merokok, aduh rasanya bikin naik emosi. Harus cari spot yang tepat, dan jadinya kepanasan. Untung tidak terlalu lama menyeberang.

Perjalanan di destinasi wisata sendiri lumayan memuaskan. Tangkuban Perahu misalnya, sangat luas dan tidak ramai sehingga masih bisa jaga jarak. Lembang Floating Market lumayan ramai di pintu masuk karena ada penukaran voucher minuman. Jadi harus tunggu sepi baru masuk. Restoran Mang Engking bisa jadi pilihan yang cukup aman kalau memilih di pondok lesehan karena jarak antar pondok lumayan jauh. Adapun Farm House tidak ramai saat kami datang ke sana, jadi jarak antar pengunjung tetap terjaga. Mungkin karena ada pembatasan pengunjung juga.

Dinginnya Tangkuban Perahu (saat foto tidak ada orang lain ya jadi pada buka masker 😁

Liburan di Masa Pandemi = No belanja

Liburan tanpa belanja memang agak hampa. Kami menginap di Hotel Pasar Baru, tapi cuma numpang tidur, mana ada istilah belanja. Apalagi memang pasar sedang lesu, banyak yang tutup di sejak pandemi.

Stress Meningkat di Masa Pandemi

Liburan bersama anak-anak tegangnya jadi berlipat-lipat, karena di masa pandemi ditambah memantau apakah mereka pegang-pegang sesuatu atau melepas masker. Kebetulan saya dan suami kalau liburan lebih suka indoor. Liburan outdoor yang ditemani terik matahari dan tanpa pendingin udara, lalu nanti berubah suhunya jadi dingin di Tangkuban Perahu, terus jadi panas lagi saat kami sudah turun makan siang, cukup membuat mood naik turun.

Anti Stress Andalan

Mengapa Liburan di Masa Pandemi Bisa Bikin Stress

Kembali lagi, karena mama yang stress bisa bikin rusak liburan, saya harus menjaga supaya saya terus happy. Potensi stress saya pada liburan outdoor adalah rasa gerah karena panas dan keringat. Liburan bersama anak artinya mesti siaga lari-lari untuk mengejar Si Bungsu yang mencoba kabur. Rasa risih takut aroma badan sudah macam-macam, apalagi sehabis naik kuda di Tangkuban Perahu, saya takut bau saya serupa kuda.

Perubahan suhu sepanjang perjalanan juga rentan membuat kulit saya stress. Saya butuh kulit saya tetap lembab, karena kalau kulit saya kering, selain kurang bersinar kalau difoto, bisa timbul rasa gatal. Bagian kulit saya yang paling rentan kering adalah tangan, terutama punggung tangan yang tidak tertutup pakaian.

Biasanya mood saya membaik dengan make up, terutama karena pewarna bibir. Tapi kan pakai masker, mana bisa kelihatan. Nah, saya mau berbagi sedikit cerita bagaimana cara saya bisa happy. Saya cukup terbantu untuk meredakan stress dengan produk dari Scarlett Whitening, yaitu Body Scrub Varian Romansa, Shower Scrub varian Pomegrante, dan Body Lotion varian Freshy.

Keunggulan Produk Scarlett Whitening yang dibawa liburan

Saya memilih produk ini karena seluruh produk Scarlett Whitening mengandung Glutathione dan Vitamin E yang berfungsi mencerahkan, melembabkan, dan menutrisi kulit saya yang kering.

Produk Scarlett Whitening bisa dibeli melalui WA, Line, Instagram, maupun Shopee Scarlett_Whitening. Saya biasanya belanja di Shopee, karena cari gratis ongkir, heheheh. Saat produk datang, terbungkus bubble wrap, dan tidak ada kebocoran, sehingga saya tidak ragu untuk membawanya untuk perjalanan jauh.

Ini produk lokal loh, punya Felicya Angelista. Saya kalau beli produk sebisa mungkin dari produk lokal, ikut bangga pakai produk Indonesia. Pertimbangan lain dalam memilih skin care adalah harus terdaftar di BPOM, dan tidak menyiksa binatang dalam menguji formulanya.

Harganya satuan seluruh varian produknya itu cuma 75.000. Kalau mau dapat banyak, bisa pilih paket hemat, isi 5 produk dengan harga hanya 300.000! Dapet box eksklusif dan free gift pula! Terjangkau banget, kan?

Body Scrub Varian Romansa

Saya pakai body scrub ini kalau kulit saya sudah stress, terlihat dari tekstur kulit yang kering dan kasar. Butiran scrub halus, tidak menyebabkan iritasi sehingga tidak menimbulkan rasa sakit. Setelah diratakan, didiamkan dulu sebelum akhirnya digosok2 untuk meluruhkan kulit mati.

Warnanya putih susu, wanginya lembut, romantis. Itu sengaja penutup aluminium-nya tidak saya lepas, karena itu bikin produk tidak nempel-nempel di tutupnya. Jadi walaupun kemasannya terbolak-balik, isi produk tetap aman di badan kemasan.

Shower Scrub varian Pomegrante

Kalau untuk mandi sehari-hari, pilihannya pakai shower scrub. Walaupun sabun, tapi ada scrub juga sehingga tersa bersih maksimal. Pokoknya setelah mandi pakai produk ini, nggak parno bau kuda lagi deh, hahaha. Seger bener!

Shower scrub perlengkapan liburan

Terus terang suka dengan warna varian Pomegrante yang manis, dan yang saya baca di Shopee Scarlett-Whitening, varian ini fungsinya melembabkan. Botolnya lucu dan enak dipegang, tutupnya nggak ribet dan gampang di buka.

Body Lotion varian Freshy

Nah, ini produk yang paling favorit, karena ada yang unik. Awalnya suami saya keberatan ketika saya ingin membawa body lotion ini. “Tumpah nanti!” Belum tahu beliau kalau di botolnya ada sistem lock-unlock sehingga nggak bakal tumpah. Selain sistem OPEN-STOP dalam mode putar, ada pengunci di bagian leher kepala botol yamg mencegah isi kemasan keluar karena tidak sengaja terpencet. Aman banget, kan?

Perlengkapan liburan
Sistem lock botol lotion Scarlett Whitening

Teksturnya itu pas, nggak lengket, nggak licin, mudah meresap dan bikin kulit jadi lembab. Wanginya itu segar, mirip seperti wangi Jo Malone English Pear & Freesia eau de cologne. Dan masih ada lagi bagian penting dari body lotion ini: bikin warna kulit lebih cerah!

Real before after body lotion
Punggung tangan di foto sebelah kanan lebih putih setelah pakai Body Lotion Scarlett Whitening

Fungsi bikin warna kulit jadi lebih cerah ini penting banget! Apalagi untuk yang pakai jilbab, warna punggung tangan mesti sama cerahnya dengan muka. Jangan sampai muka sudah cerah, eh, punggung tangan kusam.

Liburan di Masa Pandemi, Boleh/Tidak?

Banyak risiko untuk berlibur di masa pandemi. Saya tidak menyarankan, bawaannya parno melulu. Tapi bila memang ingin, lebih baik mencari destinasi wisata outdoor supaya pertukaran udara baik, dan hindari kerumunan pengunjung. Memang ada rasa kurang puas karena pilihan destinasi wisata terbatas. Tapi, namanya dalam keadaan prihatin, bisa liburan outdoor seperti waktu itu, rasanya sudah lumayan.

Liburan masa pandemi di Lembang
Lembang Floating Market

Intinya sih, patuh pada protokol kesehatan, sedapat mungkin tidak membuka masker. Kalau mau makan di tempat makan, cari yang berjarak dan tidak berkerumun. Kalau tidak memungkinkan, pesan saja dan makan di mobil.

Setelah memilih destinasi yang aman, mematuhi protokol kesehatan, selanjutnya tinggal nikmati suasana. Bersenang-senanglah dan antisipasi stres dengan produk andalan supaya liburan kita tidak membuat jenis stress yang baru.

Ada yang punya pengalaman liburan di masa pandemi juga? Share, yuk!

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2020

15 thoughts on “Liburan di Masa Pandemi, Mungkinkah?”

  1. Liburan adalah salah satu cara meningkatkan imun tubuh. Di masa pendemi aku oribadi ok saja sih, cuma liat lokasinya. Pilih kawasan yg zona aman. Tpt wisata pun pilih area terbuka dan memungkinkan tdk berkerumun hehe
    Hepi holiday

    Reply
  2. Saya juga tetap liburan Kak.. hehe tapi outdoor. Nggak berani yg indoor atau sejenis tempat yang ramai kayak taman kota dsb. Eh tapi ternyata waktu itu liburan ke Hutan juga ternyata ramai. wkwk mungkin pemikirannya malah sama semua, harus outdoor. Dan akhirnya sekarang semua tempat wisata ditutup oleh pemerintah Banyumas. Auto di rumah aja deh bulan ini. Hiks.

    Reply
  3. Iyes, liburan boleh dengan tetap menegakkan protokol kesehatan dan beberapa pertimbangan …Dan jangan lupa amunisi anti stres Mama harus dibawa. Karena kalau Mama stres, ambyar liburaannya.
    Seperti Scarlett Whitening yang memang mumpuni jadi me time para Mama ini

    Reply
  4. Liburan itu pilihan. Selama kita komitmen dengan protokol kesehatan, jangan kasih kendor, jangan kasih longgar, dan tetap waspada dengan keselamatan anak-anak. Kalo udah dipenuhi semua, yuk silakan liburan.

    Ngomong-ngomong soal produk Scarlett, saya lagi pake ini bodyscrubnya tiga kali seminggu. Apalagi saya sudah puasa kosmetik 4 bulan terakhir demi anak. otomatis mandi berkualitas sudah lah barang tentu jadi fokus utama, supaya tubuh tetap terawat.

    Reply
  5. Wah liburan masa pandemi pasti bawaannya tegang terus ya mbak untung ada produk penjaga moody ya..Emang sih prodyk scarlet ini bagus dan terbukti bisa menjaga moody jadi baik dan anti stress hehehe

    Reply
  6. liburan bersama memang menyenangkan apalagi di pandemi sperti ini tetap menjalankan protokol kesehatan.. dan juga tidak lupa memakai pproduk scarlet untuk bisa meningkatkan otak menjadi berkurang dari stress nya

    Reply
  7. Oya kak baru tau, liburan tetap saya lakukan selama pandemi cuma ya itu harus tetap jaga protokol kesehatan. Nah, kalo liburannya ke pantai or gunung memang kadang kulit bisa kusam dan mudah berminyak. Btw, jujur sy lagi cari produk untuk cowok yang mencegah kulit kusam, apakah produk scralett whitening ini cocok untuk kulit cowok ya?

    Wah ada floating market, jadi inget Bandung dan gunung tangkupan perahunya 🙂

    Reply
  8. Liburanku cuma muter2 kota aja mba hehee..
    Btw aku juga pakai lotionnya scarlet, kemarin2 sempet belang di bagian lengan. alhamdulillah udah engga lagi setelah pakai scarlett

    Reply
  9. waaawww bawa scarlet pas liburan masuk akal juga yaaa, abis panas2an trus balik hotel bersih2 nya pake scarlet, wangi lagi deh kitaaa

    tapi hampir setahun ini ga liburan, hiks sedih

    Reply
  10. aku bepergian jarak jauh ketika pandemi, yaitu saat pemerintah memberlakukan new normal. Sebelumnya malah nggak kemana-mana, susah juga waktu itu mau ke luar kota mbak, akses masuk kota sebelah juga masih ada pemeriksaan
    transportasi umum seperti kereta malah nggak beroperasi, susah juga
    akhirnya ketika beroperasi, aku beranikan refresh sejenak ke kota tetangga
    aku suka wangi yang freshy ini, segerrr

    Reply
  11. sejauh ini aku belum sempat buat berlibur, memang agak suntuk. tapi kalau udah liburan udah pasti perabotan skincare dibawa haha.. duh ini scarlett produknya terjangkau ya, semoga nanti bisa cobain juga.

    Reply

Leave a Comment

Share via
Copy link
Powered by Social Snap