[Review] Lip Cream Make Over

Perkenalan pertama dengan Make Over adalah di Mall Kota Kasablanka. Keluar dari toilet, liat ada counter kosmetik, langsung cuz. Kesan pertama ini kemasannya hitam elegan gitu, saya kira ini produk luar, apalagi namanya juga pake Inggris. Saya sempat rancu dengan Make Up Forever. Muter-muter di rak pewarna bibir. Aduh ini warna pada ciamik. Tapi sedang dalam fase takut main warna. Waktu itu naksir lipcream yang no 4. Tapi selalu saja, sering kali, yang diincar stoknya nggak ada. Syedihh saya. Akhirnya langsung pilih shade Secret, yang kata mbaknya mirip. -Belakangan saya nggak sreg pakainya, warnanya bagus tapi di saya pucat. Entahlah kurang suka aja, akhirnya saya lego-

Waktu mau bayar, kok liat mbak pramuniaga ini cantik banget yak, pas diliat bener2 kayaknya bibirnya yang bikin cetar. Eh rupanya dia pake shade Cosmopolitan. Langsung balik lagi ke rak dan coba sendiri, mantappppp, kasih liat ke suami, double mancappp!! Cuzzz beli.

Suatu waktu di Palembang, saya mampir lagi ke Make Over, balik lagi ke rak lipen. Coba-coba lagi sama teman, ada promo diskon waktu itu. Saya beli shade Pixie dan Dainty, sedangkan teman saya beli Classic.

Sekitar bulan Oktober tahun lalu, saya ngidam lagi beli Make Over, saya pesan di Shopee, bukan di official sih, tapi saya cari yang star seller. Waktu itu demam lipen coklat-nude, saya beli shade Couture. Lain hari saya ke PTC Mall melepas stres disela-sela menunggu paket dikirim, eh ketarik lagi ke Make Over. Belilah shade Pompous, harga nggak diskon.

Damn! I love Make Over very much, sehingga nggak peduli beli dimana, harga berapa, saya beli. Tapi memang sebagus itu, nih saya kasih liat swatchnya:

Secara umum, konsistensinya creamy bukan encer kayak air, full coverage; yang sebenarnya bisa dibuat sheer maupun di-build selama dia belum set. Warnanya itu berani, di tangan sama dengan  di mulut, dia nggak terpengaruh warna dasar bibir saya. Warnanya bisa dipakai sendirian ataupun  ombre. Tahan lama, meski nggak transfer-proof. Nggak ada baunya, baik wangi maupun kimia. Terasa kalau kita pakai pewarna bibir, tapi bukan yang berat banget gitu. Kalau pudar karena makan, tinggal di rapiin aja pakai tissue dia bagus lagi, masih ada nyisa stain-nya, dan enaknya dia kalo pudar tidak pecah-pecah dan menggumpal. Jadi kalau mau re-apply nggak butuh tenaga. Tanpa lip balm, saya bisa langsung go karena dia nggak bikin bibir saya kering.

Dainty

Vampy tapi cantik. Ungu tapi nggak gelap hitam, masih ada hint merah. Penyelamat kalau nggak sempat dandan sama sekali. Paling kering di antara yang lain, tapi nggak seret kok, cuma lebih cepat set. Paling menampilkan garis2 bibir.

Cosmopolitan

Ini warna merah kalo digosok-gosok dasarnya pink, tapi cocok semua baik untuk cool maupun warm undertone. Bukan maroon, bukan merah cabe, ditengah-tengah deh. Efek kalau pakai warna ini: gigi lebih putih, muka lebih cerah, mood lebih bagus, merasa lebih pede..hehehe. Warna ini emang penyelamat banget untuk suasana hati sendu atau gugup.

Pompus

Ini adalah warna yang dibeli walau nggak diskon, se-tidak-sabar itu nggak mau nunggu cari-cari dulu di diskonan, pokoknya mesti beli saat itu juga! Teksturnya yang paling encer daripada yang lain. Perkenalkan warna yang bingung saya mendeskripsikannya. Coklat ada hint orange sedikit. Bikin muka segar kalau dipadu dengan dandanan soft, tapi bisa juga mengimbangi riasan bold. Kan biasanya kalo riasan mata bold mesti nude gitu kan bibirnya, tapi pakai ini bisa masuk juga, dan membuat makin glamor!

Pixie

Ini warna pink tapi dasarnya bukan ungu, jadi kayak ada peach sedikit. Kalau difoto lebih ketangkep peach, padahal ini pink. Nah loh bingung kan. Ini warna sehari-hari ya, bisa bikin wajah terlihat muda

Couture

Ini satu-satunya yang dibeli tanpa coba swatch. Nude parah, sepucat-pucatnya. Buat kesan kayak habis diopname kalau dipakai tunggal. Karena dia ada dasar pink, jadi di saya pucat. Tapi saya tetap cinta kok! Buat smokey atau colorful eyes, ini jodohnya.  Buat ombre juga bisa banget. Buat mix sama warna lain ini paling netral.

BTW saya juga pernah coba yang Savy tapi dilego karena agak menghindari warna keunguan mute gitu soalnya pucat. Pingin yang lain sih, terutama Lavish. Karena bagi perempuan, nggak cukup 1 warna kan ya?

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2019

Satu pemikiran pada “[Review] Lip Cream Make Over”

Tinggalkan komentar

Share via
Copy link
Powered by Social Snap