Dokter Umum vs Spesialis

Seringkali ada pertanyaan lanjutan saat setelah seseorang bertanya ‘profesinya apa’, yaitu ‘dokter apa?’ yang jawabannya merujuk apakah ‘masih dokter umum’ ataupun ‘sudah spesialis’. Disadari atau tidak, di Indonesia sepertinya dua titel di atas merupakan ‘kasta’. Ada setidaknya dua mitos yang sering beredar di masyarakat tentang dua titel ini. #Mitos 1: dr spesialis lebih pintar Secara … Baca Selengkapnya Dokter Umum vs Spesialis

Salah Tafsir o_O

Kisah salah tafsir: seorang pasien berobat ke ugd, dan ternyata membutuhkan oksigen. Singkat cerita setelah stabil dan diperbolehkan pulang, si pasien ini menyatakan dengan tegas: “Saya tidak mau membayar oksigen, Tuhan aja memberikan oksigen gratis. Kenapa saya harus bayar?” Whattttt….. Sekalian aja ga usah bayar pajak bumi dan bangunan, Tuhan kan ngasih tanah gratis, atau … Baca Selengkapnya Salah Tafsir o_O

Kenapa Harus Jadi Dokter?

Tergantung niat Kalau Anda bilang jadi dokter supaya bisa dapat uang banyak, Anda sebaiknya berpikir lagi, silahkan baca sumpah dan aturan di sini. Dosen saya pernah berkata, bahwa dokter itu tidak kaya, namun bisa hidup layak, apalagi di bawah pemerintah. Yah, anak bisa sekolah walau bukan di sekolah yang mahal, bisa makan, ada mobil walau … Baca Selengkapnya Kenapa Harus Jadi Dokter?

Bertanya Yuk!

Seringkali saya alami, seseorang bertanya tentang pengobatan yang dia jalani kepada saya, padahal dia bukan pasien saya. Terkadang saya agak kesulitan menjawabnya, karena pertanyaannya berbunyi seperti ini: “Saya kemaren sakit kepala, terus dikasih obat tablet sama dokter A, kok saya jadi mecret-mencret ya?” (tanpa bisa menunjukkan obatnya jenis apa, merek apa, pokoknya tablet, lah mana … Baca Selengkapnya Bertanya Yuk!

Ikut Sakit Mental

Menyambung posting sebelumnya tentang sakit mental, dalam berapa minggu ini saya hampir ikut sakit mental. Saya sekarang dalam posisi menjadi pasien. Saya mau cerita pengalaman saya dalam berapa minggu terakhir, setelah saya menjadi teman sejawat yang tak dikenali, merantau di Jakarta, kota sejuta masalah kalau boleh saya ibaratkan. Menjadi pasien Kalau biasanya di palembang saya … Baca Selengkapnya Ikut Sakit Mental

Sakit Mental

Suatu hari seorang wanita yang nampak sakit datang ingin memohon bantuan uang untuk berobat. Nampak abses sebesar buah anggur di bagian leher belakangnya, orang awam bilang bisul. Udah tinggal insisi dan drainase plus antibiotik kalau menurut saya. Tapi berhubung saya niatnya sekolah, jadi seluruh peralatan dan obat2an saya tinggalkan di kampung halaman. Tidak juga  boleh … Baca Selengkapnya Sakit Mental

Nggak mau makan = Infus!

Cerita sore tentang infus Sore menjelang maghrib, datang seorang ibu yang mengendong anaknya… “Siapa yang sakit bu?” “Anak saya dok, nggak mau makan.” Dan pembicaraan terus bergulir tentang anaknya (umurnya 1,5 tahun) yang menolak makan apapun, sebelumnya batuk pilek, sudah dikasih obat puskesmas, tapi obat  tersebut dimuntahkannya. “Saya mau dia diinfus aja dok.” Wawawaw… nggak … Baca Selengkapnya Nggak mau makan = Infus!

Kembali Lagi Ya…

Prolog: “Aku nggak serasi ama dokter yang itu, tapi sama dokter yang ini cocok” “Aku udah ke lima dokter loh,, tapi sakitnya nggak ilang walau obatnya diminum”     Skenario 1 Ehm, pernah ngalamin nggak masalah kayak gini: Waduh, lampu mundur mobil mati. Bahaya, kalau nggak dibenerin bisa2 saya yang koit. Berangkatlah saya ke bengkel … Baca Selengkapnya Kembali Lagi Ya…

Tanda Tangan Dokter

TTD dr. Anu     Ini cerita lama, dan masih berlangsung. Saya yakin semua dokter yang pernah praktek pernah mengalaminya, berani potong kuku deh! Tanda tangan dokter di tempat praktek, sayangnya nggak bisa menghasilkan uang banyak untuk dirinya sendiri, ataupun sebagai penentu kebijakan yang lagi-lagi mengalirkan uang ke rekeningnya. Dapat uang nggak, dapat dosa iya. … Baca Selengkapnya Tanda Tangan Dokter