Wisata Impian adalah Kalian

Pernah pergi wisata ke suatu tempat? Pasti pernah dong, walaupun hanya di dalam kota. Tapi sebenarnya, tempatnya atau suasananya sih yang saya rindukan?

Impian wisata

Saya ingin ke Turki. I don’t know, semacam dorongan yang datang begitu saja saat saya belum menikah. Saya merasa mungkin mengenal suasananya, sebagaimana yang diceritakan di dalam buku Sejarah Kebudayaan Islam saat saya SMP. Saya menikmati wajah-wajah cantik mereka, kenalan saya saat acara FIMA, semacam kemah mahasiswa kedokteran muslim sedunia saat kuliah dulu. Saya menduga mungkin akan nyaman karena banyak yang seagama dengan saya di sana. Makin hari makin banyak berita saya dengar, makin banyak saya melihat, saya lalu khawatir negara itu tidak seperti apa yang saya kira. Saya mungkin masih ingin melihatnya, suatu hari nanti.

Kesibukan itu bernama keluarga

Saat berkeluarga, standar impian wisata saya menurun drastis. Sudah lain tujuan, semacam ucapan selamat tinggal bagi wisata dan jalan-jalan. Walau mungkin bisa saya tempuh kemanapun saya mau, dengan sedikit usaha ‘ilmiah’, sekarang saya terikat. Saya tidak bisa tiba-tiba menabung dan langsung membeli tiket. Saya sulit menentukan jadwal kosong untuk diri sendiri. Bahkan untu mandi lama, itu adalah luxury. Tapi anehnya, justru saya makin bahagia.

Kita, bukan saya

Pernah suatu ketika saya pergi mengunjungi kota di pulau yang tidak pernah saya kunjungi sebelumnya, karena kedinasan. Mestinya saya bersenang-senang, tapi kenyataannya wajah anak saya terngiang-ngiang. Apa mereka bisa tidur, apa mereka mau makan. Pernah juga saya sweet escape dengan suami saat menemani urusan Beliau di Bali. Masih aja ingat anak, seandainya bisa ajak anak ikut di dalam mobil sewaan ini, menelusuri jalan tol pasti sangat seru. Suatu kali kami pernah liburan dengan keluarga besar ke Jawa Timur, semuanya berangkat. Bukan main capeknya, memang. Tapi bahagianya lihat mereka senang jalan-jalan, mengingat kenangan dalam foto yang dicetak, tidak ada tandingannya. Saat itu saya makin yakin, bahwa bagi kami; orang tua, sekarang ini bukan wisata ke mana. Bersama siapa, dan untuk membahagiakan siapa, itu lebih penting. Tapi bagi anak-anak, impian wisata itu sangat indah dan pasti mereka sangat bahagia apabila bisa terwujud.

Saat ini mereka sangat ingin melihat salju. Hmm,, kira-kira ke mana ya kita akan berwisata?

Digiprove sealCopyright secured by Digiprove © 2018

Tinggalkan komentar

Share via
Copy link
Powered by Social Snap